LAMPION
Semburat warna mempercantik cahaya
Redup cahaya menerangi kegelapan
Semburat cahaya semilir angin
Membantu mancari penerangan
Kegalauan sesaat menerpa karang
Nan kuat menerpa badai
Singgasana perkasa nan damai
Tulus asa nan penuh harapan
Keajaiban pupus bersama rasa
Tinggi budi tak kan singgah
Peruntuk saudara yang nan indah
Laksana permata diatas sana
Keikhlasan perjuangan ini my luv ukh, ana pertahankan. Ana tau anti sangat berbudi pekerti, tak sanggupkah engkau pergi sendiri untuk memperjuangkan pengorbanan ini? ana tau my ukh fillah, kecintaan mu terhadaap makna persaudaraan ini. Bukankah kau tau? Tekad didalam hati ini merelakan perjuangan mu. Ana ikhlas….. ana ikhlas. Perjuangkankan pengorbanan ini, bayar cucuran keringat ini, dengan perjuanagnmu di medan laga. Ana tak pantas pergi, ana tahu sampai dimana ana ini.Biarlah bara semangat ini menggar your hati. Pergilah, ana doakan selalu. Kenapa? Anti pincang tanpa ana? Ana tahu berjalan dengan dua kaki adalah kesempurnaan , tapi itu lebih baik than anti hanya duduk terpaku. Sedih hati ini ukh, hargai ana, pergilah untuk memperjuangkan pengorbanan ini. WISMILAK. Moga Allah semakin memeperindah persaudaraan ini.
Medan,8 Juli 2006
Dipenghujung fajar
Ini adalah ungkapan perasaan mendalam tentang persaudaraaan yang indah untuk memaknai sebuah pengorbanan. Pagi itu adalah hasil muhasabah seorang ukhti fillah, yang mengikhlaskan saudaranya untuk berjuang di medan laga dalam kompetisi PIMNAS(Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) di UMM Malang. Two women yang dipersaudarakan karena iman. Harus memilih salah satunya untuk menjadi peserta dalam acara PIMNAS XIX di Malang yang diketahui keduanya pada tanggal 7 Juli 2006, dimana kelompok research yang terdiri dari 3 orang(Amirul Muslim, Fatimah Sari, dian Hariyanti) harus memilih salah satunya untuk berangkata menuju medan laga pada minggu selanjutnya. Berat, taka ada salah satunyapun yang bersedia. Keduanya tetap sama-sama untuk mengalah. But, kuikhlaskan perjuangan ini, ku tahu kemampuanku. Hanya bermohon perjuangkan pengorbanan ini. Berlaga di PIMNAS my luv ukh. PLs:((
Doaku bersama team research, moga perjuangan teman-teman membuahkan hasil, mengharumkan almamater, menggoreskan tinta emas dalam jurnal PIMNAS ke depan. Ku berharap teman-teman, kuikhlas, ku bantu dengan doaku, walau ku tak dapat turut serta dalam perjuanaganmu. My luv ukh, taka pa, ku besar hati, bukankah kita saudara, ku tahu makalah ditanaganmu lebih bearti dan bermakna dari pada ditanganku. Persentasekanlah hasil perjuangnku, mu dan nya. Ana percaya. Ana uhibbuki fillah. Selamat berlaga di PIMNAS Malang, 27-29 Juli 2006.
“Ya Rabbi jadikan lah hati ini lembut seperti hari ini. Curahkan lah Rahmah dalam persaudaraan ini. Ku bermohon untuk menggapai Ridho mu Ya Illahi” (Makna keikhlasan yang belum pernah ketemui seperti hari ini)